Membuat Akun dan Instalasi GTM
Oke, sekarang saatnya tangan kotor. Chapter ini full praktek: dari bikin akun sampai GTM terpasang dan berjalan di website kamu.
Langkah 1: Buat Akun GTM
- Buka tagmanager.google.com
- Login pakai akun Google yang biasa kamu gunakan untuk keperluan bisnis
- Klik Create Account
- Isi detail:
- Account Name: Nama bisnis atau nama klien kamu (contoh: “Toko Kopi Nusantara”)
- Country: Indonesia
- Container Name: Nama website (contoh: “tokokopinusantara.com”)
- Target Platform: Pilih Web
- Klik Create, lalu setujui Terms of Service
Setelah itu, GTM akan menampilkan dua potongan kode yang perlu kamu pasang di website.
Satu Akun, Banyak Container
Ini tips yang sering terlewat. Kalau kamu mengelola banyak website (misalnya freelancer yang handle 5 klien berbeda), kamu tidak perlu bikin 5 akun GTM terpisah.
Cukup buat satu akun GTM per bisnis/klien, lalu tambahkan container untuk masing-masing website di dalam akun tersebut. Struktur yang rapi dari awal akan menyelamatkan kamu di kemudian hari saat jumlah website yang dikelola bertambah.
Langkah 2: Pasang Kode GTM di Website
GTM memberikan dua snippet kode:
Snippet pertama (ditaruh di dalam <head>)
<!-- Google Tag Manager -->
<script>(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({'gtm.start':
new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s)[0],
j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src=
'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f);
})(window,document,'script','dataLayer','GTM-XXXXXXX');</script>
<!-- End Google Tag Manager -->
Snippet kedua (ditaruh tepat setelah tag <body> pembuka)
<!-- Google Tag Manager (noscript) -->
<noscript><iframe src="https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-XXXXXXX"
height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"></iframe></noscript>
<!-- End Google Tag Manager (noscript) -->
Ganti GTM-XXXXXXX dengan ID container kamu yang asli (kamu bisa lihat ID-nya di pojok kanan atas dashboard GTM).
Cara Pasang di Beberapa Platform Populer
WordPress: Cara paling gampang, pasang plugin GTM4WP atau Insert Headers and Footers. Tinggal copas kode, simpan, selesai. Saya pribadi lebih suka GTM4WP karena ada integrasi dataLayer bawaan yang berguna untuk WooCommerce.
Shopify:
Masuk ke Online Store > Themes > Edit Code, buka file theme.liquid, dan tempel kode di posisi yang tepat. Shopify juga punya field khusus untuk Google Analytics, tapi untuk GTM kamu tetap perlu edit file tema.
Custom Website / Framework (Astro, Next.js, dll):
Taruh snippet pertama di komponen <head> global, snippet kedua di awal <body>. Kalau pakai Astro, biasanya ada file layout seperti BaseLayout.astro tempat kamu bisa menempelkannya.
Langkah 3: Verifikasi Instalasi
Jangan langsung percaya instalasi berhasil tanpa verifikasi. Ada dua cara cepat:
Cara 1: Pakai GTM Preview Mode
- Di dashboard GTM, klik tombol Preview (pojok kanan atas)
- Masukkan URL website kamu
- Kalau muncul panel Tag Assistant di bagian bawah browser, berarti GTM sudah terpasang dengan benar
Cara 2: Pakai Extension Google Tag Assistant Legacy Install extension Tag Assistant di Chrome, buka website kamu, dan extension akan menampilkan status tag yang terdeteksi. Warna hijau berarti oke, merah berarti ada masalah.
Kesalahan Umum Saat Instalasi
Dari pengalaman saya, ini beberapa masalah yang paling sering terjadi:
- Kode dipasang dua kali. Biasanya karena sudah pasang manual di kode, lalu pasang lagi lewat plugin. Hasilnya data ter-double. Pilih salah satu metode saja.
- Snippet kedua (noscript) diabaikan. Memang tidak kritis, tapi snippet ini membantu tracking untuk pengunjung yang browser-nya menonaktifkan JavaScript. Pasang saja, tidak ada ruginya.
- ID container salah. Kelihatannya sepele, tapi pernah terjadi copy paste ID dari akun yang berbeda saat mengelola banyak klien. Selalu double-check ID di dashboard GTM.
Kalau semua langkah di atas sudah dilakukan dan verifikasi menunjukkan hasil hijau, selamat. GTM sudah siap digunakan. Di chapter berikutnya, kamu akan berkenalan dengan tiga konsep inti GTM yang wajib dipahami: Tags, Triggers, dan Variables.