Cara Membuat Naming Convention Meta Ads
Bingung melacak performa iklan? Pelajari praktik terbaik membuat naming convention Meta Ads yang rapi dan konsisten untuk mempermudah analisis dan A/B testing campaign kamu.
Pernahkah kamu menghadapi masalah saat mencari tahu creative mana yang memberikan hasil lebih baik di campaign-mu? Lalu kamu bingung dan tidak tahu harus memutuskan creative mana yang lebih baik.
Kamu akan jarang menemukan kursus online atau webinar yang mengajarkan cara membuat naming convention yang tepat untuk iklanmu.
Di artikel ini, saya akan menunjukkan cara membuat naming convention Facebook Ads dan mengapa kamu harus menerapkannya di campaign-mu.
Mengapa Naming Convention Penting?
Naming convention adalah sistem untuk menamai campaign, adset, dan ad secara konsisten. Hal ini penting karena beberapa alasan:
- Memudahkan untuk menemukan dan mengelola iklan
- Cepat menemukan dan menganalisis iklan dan adset tertentu
- Memungkinkan kamu dengan cepat mengidentifikasi iklan mana yang berkinerja baik dan mana yang perlu ditingkatkan
- Menyederhanakan proses A/B testing dan optimasi
Cara Membuat Naming Convention Meta Ads
Berikut adalah praktik terbaik untuk mulai membuat naming convention
- Identifikasi elemen kunci iklanmu. Elemen-elemen ini termasuk tujuan campaign, target audiens, format iklan, atau produk.
- Tentukan separator, dan pilih karakter separator yang konsisten (underscore, hyphens, pipe) untuk memisahkan elemen dalam iklanmu.
- Gunakan spreadsheet untuk mengorganisir dan mempermudah pembuatan naming convention.
- Konsisten dalam naming convention di semua campaign, adset, dan ad.
Contoh Naming Convention
Untuk mengilustrasikan cara kerjanya, berikut adalah beberapa contoh nama iklan Facebook menggunakan naming convention:
Level Campaign
brands_productName_objective_funnel
example:
Nike_airForce1_conversion_TOFU
Berikut adalah contoh elemen lain yang bisa kamu gunakan dalam campaign
Level Adset/Adgroup
location_targetAudience_age_placement_optimization
Example:
US_1% LLA_21–35_Advantage+_HighVolume
Berikut adalah contoh elemen lain yang bisa kamu gunakan dalam adset atau adgroup
Level Ads
pagePathURL_PIC_contentType_angleContent_otherVariation
Example:
air-force-1_arie_VideoReels_Unboxing_50%OFF
Berikut adalah contoh elemen lain yang bisa kamu gunakan dalam ads level
Apa itu page path URL? Page path URL adalah bagian dari alamat web yang muncul setelah nama domain.
example:
https://www.nike.com/shoes/air-force-1
Page path URL nya adalah:
- /shoes/
- /air-force-1
Dan kamu bisa menggunakan path URL terakhir sebagai elemen dalam naming convention.
Cara Menggunakan Naming Convention untuk Melacak Performa Iklan
Dalam kasus ini, saya ingin mengetahui lokasi mana yang berkinerja lebih baik dalam campaign saya. Saya ingin membandingkan lokasi antara ZONE1 dan ZONE2.
Berikut adalah contoh lain ketika saya ingin melihat performa antara satu offer dengan offer lainnya.
Lihat, melacak performa iklan kita jauh lebih mudah jika kita menerapkan naming convention pada iklan kita.
Kesimpulan
Menciptakan dan menerapkan naming convention iklan yang tepat secara konsisten sangat penting bagi setiap digital marketer. Hal ini membantu kita untuk mengatur, melacak, dan mengoptimalkan campaign, sehingga memungkinkan kita untuk mencapai hasil yang lebih baik dengan usaha yang lebih sedikit. Dengan mengikuti langkah-langkah yang diuraikan dalam panduan ini, Anda akan berada di jalur yang tepat untuk campaign yang terorganisir dan sukses.