Langsung ke konten

Penerapan Struktur Iklan yang Tidak Tepat

Sering boncos ngiklan? Analisis kesalahan umum dalam menyusun struktur Meta Ads dan pelajari cara menyesuaikan creative ads dengan strategi Sales Funnel (TOFU, MOFU, BOFU).

Arie Setiawan
A
Arie Setiawan

Founder Labkonversi & Sematin

· 3 menit baca
Penerapan Struktur Iklan yang Tidak Tepat

Setiap kali melakukan sesi audit iklan bersama brand ataupun advertiser, saya memperhatikan sebuah pola kesalahan yang mirip: mereka tidak menerapkan struktur iklan dan creative ads yang tepat.

Dan tentu nggak heran kalau iklan mereka jadi nggak perform.

Di sini saya bakal membahas bagaimana cara menerapkan struktur iklan yang tepat, sehingga campaign yang kamu buat bisa menyasar ke audiens yang tepat. Tapi sebelum itu, penting untuk memahami dulu tentang Customer Journey.

Apa itu Customer Journey

Saya sudah pernah membahas tentang Customer Journey secara detail, kamu bisa baca di sana untuk penjelasan lengkapnya.

Tapi singkatnya, customer journey adalah proses yang terjadi sejak seseorang melihat iklan kamu pertama kali hingga mereka akhirnya memutuskan untuk beli.

Coba pikir: kalau kamu pertama kali melihat iklan dari brand yang belum pernah kamu dengar sebelumnya, apakah kamu langsung beli produk mereka saat itu juga?

Jawabannya hampir pasti tidak.

Yang kamu lakukan pertama kali kemungkinan besar adalah cek akun Instagram-nya, lihat-lihat produknya, baca review, tanya teman. Baru setelah kamu cukup yakin, kamu beli.

Proses itu yang namanya customer journey.

Apa itu Sales Funnel

Sales Funnel adalah strategi yang kamu gunakan untuk memetakan customer journey, dari pertama kali mereka menemukan brand kamu hingga akhirnya melakukan pembelian.

TOFU: Momen Pertama Kali “Menyapa”

TOFU (Top of Funnel) adalah fase di mana brand kamu pertama kali muncul di depan calon customer. Fokusnya bukan jualan, tapi membangun koneksi pertama yang berkesan.

Di fase ini, kamu nggak boleh langsung minta mereka beli. Cukup buat mereka sadar bahwa brand kamu ada dan relevan dengan masalah mereka.

MOFU: Membangun Kepercayaan

MOFU (Middle of Funnel) adalah fase krusial di mana ketertarikan awal harus berubah jadi aksi yang lebih dalam. Pada tahap ini, buat mereka merasa bahwa setiap engagement dengan brand kamu itu worth it.

Konten yang cocok: testimoni, studi kasus, perbandingan produk, demo.

BOFU: Saatnya Closing

BOFU (Bottom of Funnel) adalah momen di mana semua nurturing yang sudah kamu lakukan harus dikonversi jadi pembelian. Di tahap ini, hard-selling bukan jawabannya. Fokus ke menghilangkan friction dan memberikan reassurance. Garansi, free trial, limited offer yang genuine.

Setelah paham TOFU, MOFU, BOFU, sekarang masuk ke pembahasan utama: struktur iklan.

Struktur Iklan yang Tidak Tepat

Dari pengalaman saya audit puluhan akun iklan, kesalahan ini yang paling sering saya temui. Dan penyebabnya hampir selalu sama: belum paham Customer Journey dan Sales Funnel.

Berikut contoh struktur iklan yang kurang tepat:

Struktur yang kurang tepat

Pada gambar di atas, objective campaign yang digunakan adalah Purchase, sedangkan audiens yang digunakan adalah Interest & Lookalike. Ini kurang tepat karena audiens Interest & Lookalike itu cold audience (TOFU). Mereka belum kenal brand kamu, jadi kalau langsung disuruh beli, ya nggak akan maksimal.

Struktur iklan yang tepat yaitu dengan memanfaatkan sales funnel dan menyesuaikan audiensnya:

Struktur iklan yang tepat

Creative Ads Tidak Sesuai dengan Funnel

Kesalahan kedua yang nggak kalah sering: creative ads yang digunakan nggak cocok dengan funnel-nya.

Contoh paling klasik: kasih penawaran diskon ke audiens yang baru pertama kali lihat brand kamu. Mereka bahkan belum tahu produk kamu apa, mau dikasih diskon 90% pun nggak akan ngaruh.

Creative ads yang tepat yaitu menyesuaikan dengan Sales Funnel dan audiensnya:

Creative ads yang tepat

FAQs

Apa bedanya TOFU, MOFU, dan BOFU di Meta Ads?

TOFU (Top of Funnel) untuk awareness ke cold audience, fokus bikin mereka kenal brand. MOFU (Middle of Funnel) untuk engagement dengan audience yang sudah pernah interaksi, bangun kepercayaan lewat testimoni dan studi kasus. BOFU (Bottom of Funnel) untuk conversion dari audience yang sudah siap beli.

Objective apa yang tepat untuk cold audience di Meta Ads?

Untuk cold audience (interest dan lookalike), gunakan objective Awareness atau Reach, bukan Purchase. Cold audience belum kenal brand kamu sehingga tidak akan langsung beli. Biarkan mereka masuk funnel dulu, kenali brand kamu, baru retarget dengan objective conversion di tahap BOFU.

Kenapa creative ads harus berbeda di setiap tahap funnel?

Karena setiap tahap funnel punya kebutuhan berbeda. Di TOFU, audiens butuh konten edukatif yang membangun awareness. Di MOFU, mereka butuh bukti sosial dan testimoni untuk membangun kepercayaan. Di BOFU, mereka butuh penawaran spesifik dan penghilang friction untuk closing. Kasih diskon ke orang yang belum kenal brand itu sia-sia.

Penutup

Sebelum naikkan budget atau ganti creative, pastikan dulu struktur iklan kamu sudah benar. Sesuaikan objective dengan posisi audiens di funnel, dan buat creative yang cocok dengan fase journey mereka. Tanpa fondasi struktur yang tepat, sebesar apa pun budget yang kamu keluarkan hasilnya akan tetap mengecewakan.

Terakhir diperbarui

Arie Setiawan

Ditulis oleh

Arie Setiawan

Founder Labkonversi & Sematin

Full time creator di Threads, lagi bangun tools saas untuk riset iklan di Sematin | Performance marketing specialist di Kitabisa.com 5+ years

Tentang Labkonversi

Platform edukasi digital marketing berbahasa Indonesia. Fokus pada paid ads, tracking, dan analytics.

  • 8 artikel
  • 0 artikel premium
  • 2 kursus pembelajaran

Tentang Arie Setiawan

Arie Setiawan

Arie Setiawan

Saya Arie, performance marketer dengan pengalaman 10+ tahun di dunia digital advertising.

Di Lab Konversi, saya menulis tentang paid ads, tracking, dan analytics yang langsung bisa dipraktikkan.
Lebih lanjut

Membership

Akses semua konten premium

  • Akses 100+ Artikel Premium
  • Akses ke 10+ Modul Premium
  • Update konten mingguan
  • Komunitas Discord Eksklusif
Daftar Membership