Langsung ke konten

Audit Iklan Google Ads dalam 30 Menit: Checklist Lengkap

Panduan cepat 30 menit untuk melakukan audit campaign Google Ads kamu agar menghindari kebocoran budget dan meningkatkan performa secara signifikan.

Arie Setiawan
A
Arie Setiawan

Founder Labkonversi & Sematin

· 3 menit baca
Audit Iklan Google Ads dalam 30 Menit: Checklist Lengkap

Kalau kamu mau tahu kenapa iklan Google Ads kamu tidak perform, artikel ini adalah checklist yang saya pakai sendiri saat audit akun klien baru. Bisa diselesaikan dalam 30 menit.

Bagian 1: Struktur Akun (5 menit)

Cek apakah struktur sudah mengikuti pola SKAG (Single Keyword Ad Group) atau setidaknya tema keyword yang ketat per ad group.

Red flags:

  • Satu ad group dengan 50+ keyword
  • Keyword match type semua Broad Match tanpa negative keyword
  • Search + Display dijalankan dalam satu campaign

Action: Pisahkan campaign berdasarkan intent (branded vs non-branded vs competitor). Saya sering lihat akun yang campur keyword branded dan non-branded dalam satu campaign. Hasilnya? Budget habis di branded search yang sebenarnya sudah pasti convert tanpa iklan pun.

Bagian 2: Keyword Health (10 menit)

Buka Keywords → Search Terms Report dan filter 30 hari terakhir.

Cek:

  • Berapa % search term yang tidak relevan? (target < 15%)
  • Apakah ada search term yang sama muncul berulang tapi belum dijadikan keyword atau negative?
  • Keyword dengan QS (Quality Score) di bawah 5 → evaluasi atau pause

Negative keyword wajib ada:

  • Free, gratis, murah, DIY (kalau kamu jual premium)
  • Nama kompetitor (kecuali kamu mau competitor campaign terpisah)

Dari pengalaman saya, Search Terms Report ini sering diabaikan padahal di sinilah kebocoran budget paling banyak terjadi. Saya pernah temukan klien yang 40% budget-nya habis untuk search term yang sama sekali nggak relevan.

Bagian 3: Ad Copy & Extension (5 menit)

  • Setiap ad group punya minimal 1 RSA (Responsive Search Ad)
  • RSA strength: Good atau Excellent, jangan biarkan Poor
  • Headline mengandung keyword utama
  • Extension aktif: Sitelink, Callout, Call, Structured Snippet

RSA dengan strength Poor biasanya karena headline tidak cukup beragam atau ada duplikasi messaging. Tip dari saya: tulis 15 headline yang benar-benar berbeda satu sama lain, jangan cuma ganti satu dua kata.

Bagian 4: Bidding & Budget (5 menit)

KondisiStrategi Bidding
Baru mulai, data < 30 konversi/bulanManual CPC atau Enhanced CPC
Data cukup (30+ konversi/bulan)Target CPA atau Target ROAS
Brand awarenessTarget Impression Share

Cek: Apakah ada campaign yang masih pakai Maximize Clicks tanpa budget cap yang masuk akal? Ini sering jadi sumber pemborosan karena Google akan spend sebanyak mungkin tanpa peduli kualitas klik-nya.

Bagian 5: Conversion Tracking (5 menit)

Ini yang paling sering rusak tanpa disadari:

  • Conversion action di-link ke campaign dengan type yang benar
  • Tidak ada duplikat conversion tracking (misal GA4 + manual tag keduanya aktif, ini bikin data conversion kamu dihitung 2x)
  • View-through conversion dimatikan kalau kamu tidak pakai Display
  • Conversion value sudah dikonfigurasi (penting untuk Target ROAS)

Menurut saya, conversion tracking yang rusak itu masalah paling mahal di Google Ads. Karena semua keputusan optimasi kamu didasarkan pada data ini. Kalau datanya salah, keputusannya juga salah.

Scorecard

Setelah audit, kasih skor:

  • 0-10 red flags: Akun sehat, fokus ke optimasi kreatif
  • 11-20 red flags: Perlu perbaikan struktural
  • 20+ red flags: Perlu restrukturisasi besar

FAQs

Apa tanda Google Ads sedang bocor budget?

Tanda paling umum adalah search terms report yang penuh keyword tidak relevan, satu ad group berisi 50+ keyword campur aduk, campaign Search dan Display digabung dalam satu campaign, serta tidak ada negative keyword. Cek juga apakah Maximize Clicks aktif tanpa budget cap yang masuk akal.

Bagaimana cara cek conversion tracking Google Ads tidak duplikat?

Pastikan tidak ada dua sumber tracking yang aktif bersamaan, misalnya GA4 dan manual tag yang keduanya mengirim data konversi. Duplikasi ini bikin data conversion dihitung 2x sehingga semua keputusan optimasi jadi salah. Cek juga view-through conversion yang harusnya dimatikan kalau tidak pakai Display.

Berapa persen search term tidak relevan yang masih wajar di Google Ads?

Target search term yang tidak relevan sebaiknya di bawah 15% dari total search terms. Kalau lebih dari itu, artinya kamu perlu menambahkan negative keyword lebih agresif. Banyak akun yang 30-40% budget-nya habis untuk search term tidak relevan karena jarang mengecek Search Terms Report.

Penutup

Audit Google Ads nggak harus ribet atau makan waktu seharian. Dengan checklist 5 area di atas, kamu bisa menemukan kebocoran budget dan masalah tracking dalam 30 menit. Jadwalkan audit ini minimal dua minggu sekali supaya masalah kecil nggak menumpuk jadi masalah besar yang mahal biayanya.

Terakhir diperbarui

Arie Setiawan

Ditulis oleh

Arie Setiawan

Founder Labkonversi & Sematin

Full time creator di Threads, lagi bangun tools saas untuk riset iklan di Sematin | Performance marketing specialist di Kitabisa.com 5+ years

Tentang Labkonversi

Platform edukasi digital marketing berbahasa Indonesia. Fokus pada paid ads, tracking, dan analytics.

  • 8 artikel
  • 0 artikel premium
  • 2 kursus pembelajaran

Tentang Arie Setiawan

Arie Setiawan

Arie Setiawan

Saya Arie, performance marketer dengan pengalaman 10+ tahun di dunia digital advertising.

Di Lab Konversi, saya menulis tentang paid ads, tracking, dan analytics yang langsung bisa dipraktikkan.
Lebih lanjut

Membership

Akses semua konten premium

  • Akses 100+ Artikel Premium
  • Akses ke 10+ Modul Premium
  • Update konten mingguan
  • Komunitas Discord Eksklusif
Daftar Membership